2

Belanja Online VS Belanja Offline

Belanja online vs belanja offline, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak bisa memihak kepada salah satu kubu saja. Pilih kasih itu namanya. Kita mesti melihat dari sudut pandang yang berbeda.

Ada orang yang lebih memilih belanja online karena memudahkan hidup. I mean, kita ndak mesti keluar dan berkeliling mencari kebutuhan hidup. Hanya dengan sekali klik pada toko online langganan, seluruh kebutuhan terpenuhi.

Ada juga orang yang lebih fanatik kepada belanja offline. Lebih seru saja sih mengelilingi toko demi toko untuk mencari kebutuhan. Tetapi ya itu, setelah berkeliling, betis rasanya berkonde.

Semua depends on you. Pilihan ditangan anda.

Suka Duka Belanja Online 

Dimana ada suka, pasti ada duka. Bukankah Tuhan menciptakan segala sesuatunya sepaket? Agar ketahuan bagaimana kualitas hidup kita *eaaaaa.

Ilustrasi gambar : pinterest.com

Kita mulai dari duka dulu yaaaa. Biar energi negatifnya keluar lalu berganti energi positif. Duka belanja online antara lain :

  • Bisa kena penipuan

Namanya juga belanja online, hanya bersua lewat chat whatsapp. Hanya melihat lewat gambar. Lalu klik kebutuhan anda dan memasukannya ke dalam keranjang, checkout deh. Belanja online sama halnya dengan membeli kucing dalam karung.

Kalau lagi mujur, barang yang datang ke rumah sesuai dengan gambar pada toko onlinenya. Tetapi kalau lagi apes, barang jauuuuuuuuuuuuh dari gambar dan ekspetasi.

Apa namanya coba itu kalau bukan penipuan? Menjengkolkan bukan?

  • Cintaku berat di ongkir.

Salah satu duka belanja online, berat di ongkir -ongkos kirim- say. Apalagi kalau wilayahnya jauh. Seperti Kota Kendari. Beli barang harganya cuman 20 rebu. Ongkirnya 70 rebu. Nangis gak tuh?

Ongkir, menjadi penghalang niat gue untuk belanja online. Apalagi, toko online favorite gue terletak di jantung negara. Sehingga ongkirnya lebih mahal ketimbang harga barangnya. Cobaan….

  • Tidak sesuai ekpetasi

Btw eniwey baswey, gue paling jeungkel kalau barang yang gue beli secara online, tidak sesuai dengan yang gue pesan. Maksudnya gini, misal nih, gue pesan baju warna kuning mustard, secara gambarnya warnanya mustard.

Barang yang datang warnanya olive perpaduan antara kuning dan hijau. Laaaaah. Yang kayak begini nih yang bikin sewot ibu pertiwi. Hadeeeeuh. Apalagi kalau sudah ada jilbab yang gue sediain untuk warna senada. Dongkolnya palet double, hahaha.

Kalau suka-nya belanja online itu hanya satu menurut gue yaitu….

  • Memudahkan Hidup

Kalau bisa mudah kenapa memilih yang susah, coba? Belanja online itu amat sangat memudahkan hidup banget sekali.

Ada barang yang anda butuhkan? Ealaaaah, buka toko online favorite, pilih barangnya, masukin ke keranjang, berdamai dengan ongkir lalu checkout.

Kemudian duduk-duduk cantik sambil menunggu abang kurir berteriak “kkkkkkurir!”. Nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan? Bertema kasihlah kepada teknologi karena salah satu manfaatnya bisa memudahkan hidup anda.

Suka Duka Belanja Offline

Belanja offline itu artinya kita mendatangi toko tujuan secara langsung. Gak pake aplikasi segala. Namun, ada hal yang mengesalkan ketika memutuskan untuk belanja offline, yaitu…

  • Gak kuat macet

Mendatangi toko A ke toko B dengan jarak yang tidak dekat serius bikin nangis. Apalagi kalau jalanannya macet luar biasa. Menunggu itu super membosankan loh. Belum lagi karena bete menunggu membuat asam lambung naik. Iyyyyyuwh.

Yeps… Dukanya cuman itu ajah. Gak kuat dengan perpindahan toko A ke Toko B. Apalagi kalau jaraknya berkilo-kilo meter. Beda cerita yaa kalau belanja di mol. Dimana jarak antara toko A dan toko B sepelupuk mata.

Kalau serunya belanja offline itu…

  • Ada kepuasaan batin

Permasalahan kepuasan, tentu berbeda takarannya pada tiap-tiap orang. Ada yang lebih puas belanja melalui media online, ada pula yang lebih suka sebaliknya. Takaran tersebut tidak mudah dijabarkan secara umum.

Ketika belanja langsung, tentu kita dapat memastikan barang yang diinginkan dengan tangan sendiri. Misalnya nih beli sepatu. Kita bisa langsung mencobanya di tkp. Ketahuan dong kalau ga cocok. Sizenya yang gak cocok atau modelnya.

  • No drama ongkir

Namanya juga belanja offline ya, tsaaay. No drama besar ongkir ketimbang belanjaan, hahaha. Harga yang ada biasanya udah sepaket dengan ongkir.

Kalau anda merasa masih masuk kategori mahal, tawaaaaar bun! xixixixi :D.

  • Olahraga ringan

Salah satu manfaat belanja onffline adalah kita bisa sekaligus berolahraga. Menggerakkan seluruh anggota tubuh. Bayangin saja anda sedang mengelilingi mol dengan luas 1 hektar. Anda sukses membakar ribuan kalori itu loh dengan berjalan kaki.

Anda masuk team mana nih? belanja online atau belanja offline?

(Visited 18 times, 1 visits today)
%d blogger menyukai ini: