2

Blog Ramadhan Challange yang Menantang Adrenalin

Blog Ramadhan Challange yang Menantang Adrenalin

Dan berbahagialah gue ketika melihat postingan instagram blog perempuan network bahwa akan ada blog ramadhan challange seperti tahun-tahun sebelumnya. Ayey! Bayangan gue akan menulis selama 30 hari tentunya menantang adrenalin. Juga menantang kewriterblockan gue yang hobi banget bersemayam selama bertahun-tahun, ckckck.

Waktu mengetahui Blogger Perempuan Network mengadakan blog ramadhan challange, really i’m happy. Semacam menemukan secercah semangat yang sedang tertimbun dalam kubangan kemalasan yang menenggelamkan gue.

Dua tahun hiatus dalam dunia tulis menulis membuat gue gagap untuk menulis kembali. Gue seperti anak esde yang baru belajar menyusun kata demi kata pun kalimat demi kalimat. Mau memulai untuk menulis suatu kata lalu berkembang menjadi kalimat, susahnyaaaa. Apalagi merangkainya menjadi satu paragraf, butuh effort yang lebih.

Terakhir mengisi blog ini dengan tulisan yang kebanyakan curhat pada akhir tahun 2019. Lalu tahun 2020 berlalu begitu saja tanpa ada sehelai katapun menghiasi blog ini. Lanjut pada tahun 2021 yang juga masih enggan mengungkapkan apa yang gue rasa melalui blog.

Padahal, pada tahun 2020 ada bwanyaaaaaak hal indah yang patut untuk dipersembahkan kepada pembaca setia blog gue.

*aseeeeeek*

Apalagi pada tahun itu, awal mulanya uban gue tumbuh karena mendampingi anak sekolah daring, lalu menjadi guru bagi anak sendiri.

Bedanya adalah kalau guru sekolah background pendidikannya jelas, dari fakultas ilmu keguruan biasanya. Atau kalau emang bukan dari fakultas ilmu keguruan, ada namanya pelatihan apalah apalah sebagai bekal untuk menjadi guru.

Lah gue? anak epidemiologi yang besar di lapangan lalu nyungsep jadi akuntan jadi-jadian terus mendadak jadi guru esde. Nangis gak tuh?

Banyak hal lucu, sedih, bahagia yang gue alami saat itu, pen banget gue tulis dalam blog. Belum lagi kantor gue kena lockdown sampai 6 bulan lamanya dan memaksa gue untuk stay at home terus karena dunia sedang tidak baik-baik saja.

Materi gue siap banget sebenarnya untuk tertuang dalam blog post ini. Hanya ya ituuu. Malas. Oh ralat, writter block ding. Writter block yang nyampe 2 tahun, hahahaha.

*standing applouse*

Kenapa kamoh ikut blog challange?

Jawaban gue sama seperti tulisan pada paragraf di atas, gue ikut blog challange karena menantang adrenalin gue. Apalagi gue yang tidak menulis selama dua tahun, jelas dengan keikutsertaan dalam blog ramadhan challange, harapannya dapat mengikis kegagapan gue dalam menulis.

Deg-deg-an? iyaaaaa banget, hahaha. Eh gue suka takut kalau hendak memulai menulis, lho. Takut kalau tulisan gue tidak selesai. Takut kalau tulisan gue tak bisa dibaca dengan baik. Takut ini itu dan banyak ketakutan yang tidak berdasar lainnya.

Tetapi bismillah saja. Maju terus saja dan tak terasa hingga masuk pada bagian ini. Lihatlah bagaimana niat yang bisa menjadi roda sehingga gue sampai ada pada tahap ini. Artinya hari kesebelas dong ya? Uhuuuuui ayeaye!

Yakin cuman itu alasannya? Gak ada alasan lain apa?

Echm. Siapa bilang alasan gue ikutan blog challange cuman untuk mengasah tangan dan otak ajah agar sinkron dalam menciptakan nada dalam tulisan? Masih ada, tsaaay. Antara lain :

  • Melatih Konsistensi dalam Menulis

Menulis di blog itu tidak mudah, enywey baswey. Cobaannya banyak. Apalagi cobaan yang berselimut dalam rasa malas, deugh.

Ketika memutuskan untuk membuka blog pribadi dan mengisinya dengan tulisan, artinya blog harus tetap terisi. Blog tuh ibarat rumah kalau menurut gue. Kalau rumah itu tidak terisi dan tertata dengan baik ya bakalan berdebu dong. Sayang banget kan?

Nah, konsistennya itu yang harus tetap terjaga. Konsisten dalam mengisi blog. Menurut gue, salah satu menjaga konsistensi dalam menulis adalah blogwalking.

Dengan blogwalking dan melihat semangat rekan blogger lainnya dalam menulis, insyaallah kita akan terpacu untuk berusaha konsisten agar selalu menulis blog.

Sama halnya dengan blog ramadhan challange, selain menantang adrenalin juga menantang konsistensi dalam menulis selama 30 hari. Konsisten menulis dengan tema yang sudah ditentukan. Sanggup ga tuh? hehehe *ngomongin diri sendiri*.

  • Menaikkan pageview

Salah satu alasan gue nih mengikuti blog ramadhan challange. Agar supaya blog si anak baru ini bisa mendapatkan pageview yang lumayan, wkwkwk. Kasian banget yaaa si anak baru.

  • Menambah interaksi sosial

Gue lihat ada beberapa blogger yang post tulisannya di web blogger perempuan network. Dari sanalah bisa menambah interaksi sosial dengan teman-teman blogger lainnya. Gue bisa maen dan ninggalin jejak. Melihat tulisan mereka, gue menciut iiih. Aduh aduh aduh.

Tulisan mereka keren-keren dan berbobot.

  • Salah Satu Pemenang

Munafik banget gue kalau ngaku gak mau menang dan mendapatkan duit *cewek maaaatre ke laut ajeh* :p. Apalagi harga minyak yang harganya naik lagi langka, lumayan kaaan kalau bisa menjadi salah satu pemenang kompetisi blog ramadhan challange, haha.

(Visited 9 times, 1 visits today)
%d blogger menyukai ini: