6

Kendari itu Ibu Kotanya Sulawesi Tenggara bukan Sulawesi Tengah

Sulawesi Tenggara – merupakan ibu kota Kendari. Tau dong ya? Secara Kendari masuk dalam buku legendaris RPUL yang di baca semua orang pada zamannya. Dalam buku RPUL, memang Kendari tidak dijadikan 1 bab pembahasan, namun jika zaman SD, guru IPS menyebutkan 30 Provinsi beserta ibu kotanya, rasanya semua orang juga tahu kalau Kendari ibu kotanya Sulawesi Tenggara.

kendari sultra

Lalu mengapa sebagian media online ataupun televisi sering okots menyebut Kendari sebagai ibu kota Sulawesi Tengah? Lets see.

Sulawesi Tenggara dan Sulwesi Tengah ibarat Upin dan Ipin. Kembar tapi berbeda. Pun berada di pulau yang sama. Kalau yang saya perhatikan, biasanya kesalahan penulisan ketika terjadi penyingkatan 2 kata.

Sulawesi Tenggara disingkat menjadi SULTRA dan Sulawesi Tengah singkatannya adalah Sulteng. Kata Sultra mungkin bagi teman-teman sekalian adalah kata yang awam. Sultra lebih dikenal sebagai jenis kain *ikutanokotsdeh*. ((( SUTRA ooooooooi SUTRA))). Itu loh jenis kain yang halus, lembut, lentur dan bernilai jual tinggi.

Sudah hal yang lumrah jika paketan belanja online saya terkadang nyampenya luama! Pernah suatu ketika saya pesan obat jerawat. Sesuai perjanjian sih nyampenya 3-4 hari kerja. Lah ini hitungan 2 minggu belum nongol juga.

Sekelebat suudzhon thinking memenuhi pikiran saya. Kasus penipuan ini! Pasti! Yakin! Sure! Pihak pedagang mengirimkan resi segala yang membuktikan bahwa mereka memang tidak bersalah. Karena kiriman di kirim sesuai alamat. Bukan alamat Ayu tingting palsu.

Ananda raya makyus

Beberapa hari kemudian paketan saya tiba di rumah dan tulisan di sampulnya membuat mata saya sakit. Alamat tujuan jelas, tetapi provinsinya berbeda. Yang seharusnya Sulawesi Tenggara a.k.a SULTRA menjadi Sulawesi Tengah a.k.a SULTENG, hahahhaa. Sungguh saya merasa sedih. Jerawat sudah kempes, obatnya baru datang! wkwkwkwk.

****

wa tiba

Belum lama ini Sulawesi Tenggara viral dengan berita seorang wanita yang ditelan ular Pyhton di kabupaten Muna. Selain menerima kiriman video, saya membaca berita online untuk mengetahui kronologis sesungguhnya dan sekalian iseng-iseng mau ngecek, penulis beritanya kira-kira bakalan okots atau tidak.

Feeling saya tepat sasaran, beberapa media menyingkat Sulawesi Tenggara menjadi Sulteng! Duh aduuuh abaaaaang… Tulisannya enak di baca, kronologis kejadian juga ditulis secara mendetail. Saya juga melihat, beberapa orang meluruskan kesalahan penulisan tersebut dan kini setelah saya cari kembali artikelnya, penyingkatannya sudah benar.

kendari info

Semalam saya mengecek instagram dan melihat isi hati saya yang sejalan dengan admin Kendari Info, hahaha. Sudah saatnya masyarakat Kendari, utamanya Sulawesi Tenggara mengkampanyekan Sultra sebagai Sulawesi Tenggara. Seharusnya tak perlu kampanye segala kan ya? Tapi tetap saja dagh! Kita wajib mengenalkan kearifan lokal warga SULTRA! Hidup SULTRA!

****

Bukan masalah besar sebenarnya kesalahan penulisan sebuah singkatan provinsi. Yang menulis ataupun reporternya kan manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Saya ndak tau ya gimana penilaian orang, tapi jika pribadi, kesalahan begini akan menjadi fatal jika tidak segera diperbaiki.

Ada ponakan saya ketika di tanya :

Saya : SULTENG itu singkatan dari?

Diya : SULAWESI TENGGARA, TANTE RAAYAAA.

Saya : Kalau SULTRA singkatannya apa dong?

Diya : TRANS SULAWESI, tapi bisa dibalik menjadi SULAWESI TRANS, TANTE RAYAAA..

Saya : *menjerit* (((((KOK BIISAAA)))))? Mana ada kota Trans Sulawesi?

Diya : Itumi tante nonton gosip terus, nonton berita dong, Nte. Sini, sa bacakan beritanya.

Nadiya mengambil koran yang tergeletak di atas meja. Lalu membacanya dengan volume sekencang mungkin.

“Akibat hujan yang terus-terusan mengguyur Sulawesi Tenggara, jalan yang menghubungkan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara TRANS SULAWESI putus!”

Gusti……

(Visited 80 times, 1 visits today)
%d blogger menyukai ini: