2

Kuatnya Cinta Ibu untuk Anak Lewat Lagu Raisa, Cinta Sederhana!

Kuatnya Cinta Ibu untuk Anaknya Lewat Lagu Raisa, Cinta Sederhana!

Kaum emak-emak kalau ngomongin soal anak, never ending story, say! Mulai dari tumbuh kembang anak, kreatifnya anak sampai ke tahap duet sama anak untuk menyelamatkan dunia.

Belum lagi kalau anak dapat ancaman dari teman sepermainannya, sebagai emak bijak masa kini yang sudah menelan berbagai macam pil ilmu parenting, pasti menasehati anaknya yang lagi bermasalah dengan kalimat seperti ini “sabar nak, mungkin dia gak bermaksud jahat sama kamu. Maafkan dia, ya”.

Padahal aslinya dalam hati bagai air yang riak, pengen tawuran sama temannya anak kita korban ancaman. Tampak depan, kita gak mau memperlihatkan sama anak sosok emak yang lemah. Kita terlihat tegar seperti karang, supaya apa? Supaya anak kita bisa belajar memanage perasaannya ketika tertimpa masalah.

♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Ada beberapa tipe anak. Ada anak yang doyan cerita ke emaknya. Apapun bakalan diceritain. Dari A sampai Z. Tipe soulmatenya emak banget ini. Jadi emak gak perlu mengorek gimana keseharian anaknya. Jika anak anda tipe storytelling, bersyukurlah, mak. Karena emak gak perlu cari jurus untuk mengulik keseharian anak.

Ada pula yang tipe anaknya pendiam. Ngomong seadanya, seperlunya. Belum lagi kalau sifat sang anak adalah introvert, combo super! Mengulik fakta pada anak yang pendiam lagi inteovert agak susah, mak. Kita bisa berubah menjadi intel untuk mengetahui bagaimana sih anak kita kalau sama teman-temannya?

Kalau cuman di rumah ajah kan tentu kita bisa pantau secara langsung. Kalau sudah membaur ke masyarakat, agak susah, say. Karena itu adalah pengalaman gue yang mpunya anak laki pendiam lagi introvert.

Sejujurnya anak gue pernah mengalami speech delay a.k.a keterlambatan dalam berbicara. Dia mampu berkomunikasi setelah gue jeblosin ke sekolah paud. Pernah kena bully karena dia ngomongnya gak jelas, sementara teman-temannya ngomong lancar jaya. Ah biarlah.

Baca : Ketika Anak Mengalami Speechdelay

Karena hal itu, Ucup menjadi malas berkawan. Dia pilih-pilih teman. Hingga saat ini ketika ia kelas 1 SD, berbicara alhamdulillah sudah lancar jaya, tetapi masih memilih-milih teman karena masih sering kena bully temannya. Jenis bullying aneh sih menurut gue, hanya karena Ucup kalau belajar tuh lari mengelilingi kelas dulu baru mau belajar. Tipe anak kinestetik gitu. Menurut teman-temannya hal itu mengganggu! hahaha.

Apapun tipe anak kita, yang pasti besar rasa cinta kita kepada mereka. Doa yang mengalir tak pernah putus untuk anak, bahkan mengalahkan doa untuk diri kita sendiri.

Cinta Sederhananya Raisa ditujukan untuk anak?

Menurut gue iyaaa. Liriknya menyentuh. Kalau gak salah Raisa sendiri yang menulis lirik lagunya. Raisa sukses mengantarkan air mata gue tak hentinya berderai jika melafalkan liriknya apalagi sambil melihat Ucupyo dalam lagu cinta sederhana.

“Biarkanku mempelajarimu

Biar ku tahu cara mendengarkan mu

Biarkanku tawarkan pelukan saat kau tak butuh kata kata

Tenang tenanglah”

Sometimes, ada rasa iri yang menjalari hati ketika melihat ibu yang full time bisa bersama anaknya. Bisa bermain bersama anak, menemani anak belajar dan banyak lainnya yang bikin gue jelez. Karena gue ketemu Ucup tuh nanti sore hari. Ya gimana caranya gue bisa jadi detektif untuk mengulik kesehariannya coba? hahaha.

Tak slalu berbunga bunga

Namun ku pastikan ada

Cinta ku yang sederhana

Taperlu mengada ada

Relate sama kisah emak kepada anaknya kan? Cinta kita ke anak tuh sederhana. Gak berlebihan. Tapi selalu ada. Cinta ibu selalu abadi untuk anak-anaknya.

“Akan ku jaga rahasia mu

Takkan ada satu jiwa pun yang tahu

Biar lah aku yang jadi perisai

Tajamnya panah panah mereka

Tenang tenanglah”

Lagu ini gue persembahkan untuk Ucupyo. Biar dia tau, kalau kamu tuh gak bakalan kenapa-napa, nak. You’ve a strong mother, i’ll be stand behind you to push you thrive and stand on ur own feet. Kalau banyak yang membully karena mereka tidak tau Ucup itu anaknya seperti apa.

“Biarkan ku yang mempercayaimu

Saat dunia ragukan perasaan mu

Takkan ada yang sulit bagi ku

Selama kita jalani bersama

Tenang tenanglah”

Yang paling tau tentang anak ya emaknya! Yang paling tau kemampuan anak juga, emaknya! Lewat tulisan ini gue mau ikut menyemangati emak-emak di muka bumi ini untuk mendukung anak-anak kita dalam belajar dan berkreasi agar menjadi generasi penerus yang mengharumkan nama orang tua, agama dan negaranya. Mari kawal anak-anak kita ke gerbang kesuksesan dengan cinta dan dukungan dari orang tua.

Dah yaaa curhat-curhatnyaaa, saatnya kerja tsaaaay! Dikit lagi otw weekend, hahaha.

Salam cinta,

     ♥

Rayamakyus

(Visited 11 times, 1 visits today)
%d blogger menyukai ini: